![]() |
| Peduli Banjir Sorong Kota |
Kamis sore, 16 Juli 2020, Kota Sorong di guyur hujan yang cukup lebat selama kurang lebih 4 jam. Hujan tersebut mengakibatkan banjir di sebagian besar kota Sorong. bahkan menurut informasi yang beredar, banjir tersebut menelan korban. Baik korban material dan korban jiwa.
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (NU Care-LazisNU) yang merupakan sebuah Lembaga yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama dan salah satu program kerjanya adalah peduli kemanusian, maka NU Care LazisNU Kabupaten Sorong, bersama sama dengan seluruh banom dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sorong, mulai Muslimat, Fatayat, Ansor Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU serta PW Ansor Papua Barat. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan PCNU dan LazisNU Kota Sorong, PMII Komisariat IAIN Sorong yang terketuk hati dan membuka donasi serta Dapur Umum untuk membantu korban banjir tersebut. Bentuk donasi yang dapat disumbangkan, bisa berupa makanan, pakaian layak pakai serta uang tunai. Masyarakat yang ingin menyumbang pakaian dan makanan, bisa menyerahkan langsung ke Posko Dapur Umum yang ada di kompleks MI Al-Ma’arif di Jalan Basuki Rahmat Kilometer 9,5 Kota Sorong. Sedangkan untuk bantuan uang, bisa langsung di transfer ke rekening BRI nomor 5076.0103.5031.53.5 atas nama LazisNU Kabupaten Sorong.Gerak cepat aksi kemanusiaan ini ssebagai bentuk kepedulian kami dari keluarga besar PCNU Kabupaten Sorong.

Dalam hal ini, kami berbagi tugas, Di Dapur Umum, Muslimat, Fatayat dan IPPNU serta PMII kebagian tugas memasak. Sedangkan Ansor Banser, Banser Siaga Bencana, PN dan IPNU bertugas mendistribusikan bantuan makanan dan membersihkan sampah di saluran air yang menyebabkan banjir. Bantuan ini akan di distribusikan ke warga korban terdampak banjir yang ada di kota sorong. Agar bisa tersalur secara merata dan tidak terjadi duplikasi, relawan Dapur Umum LazisNU berkoordinasi dengan posko bencana dari ormas lainnya. “Ini adalah bencana alam yang membutuhkan kepedulian sesama. Penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir, adalah penderitaan kita semua. Itu yang menjadi alasan kami bergerak untuk meringankan beban mereka, Dapur Umum LazisNU dibuka sejak Kamis, tanggal 17 Juli 2020 hingga tanggal 19 Juli 2020 atau hingga kondisi korban banjir Kota Sorong normal kembali. Sedangkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian layak pakai dari uang, akan disalurkan ke daerah lain yang juga terjadi bencana jika di Kota Sorong sudah mencukupi. “Penyerahan bantuan ini tidak hanya terbatas di Kota Sorong, tapi juga menjangkau wilayah lain jika kondisinya memungkinkan,
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (NU Care-LazisNU) yang merupakan sebuah Lembaga yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama dan salah satu program kerjanya adalah peduli kemanusian, maka NU Care LazisNU Kabupaten Sorong, bersama sama dengan seluruh banom dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sorong, mulai Muslimat, Fatayat, Ansor Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU serta PW Ansor Papua Barat. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan PCNU dan LazisNU Kota Sorong, PMII Komisariat IAIN Sorong yang terketuk hati dan membuka donasi serta Dapur Umum untuk membantu korban banjir tersebut. Bentuk donasi yang dapat disumbangkan, bisa berupa makanan, pakaian layak pakai serta uang tunai. Masyarakat yang ingin menyumbang pakaian dan makanan, bisa menyerahkan langsung ke Posko Dapur Umum yang ada di kompleks MI Al-Ma’arif di Jalan Basuki Rahmat Kilometer 9,5 Kota Sorong. Sedangkan untuk bantuan uang, bisa langsung di transfer ke rekening BRI nomor 5076.0103.5031.53.5 atas nama LazisNU Kabupaten Sorong.Gerak cepat aksi kemanusiaan ini ssebagai bentuk kepedulian kami dari keluarga besar PCNU Kabupaten Sorong.

Dalam hal ini, kami berbagi tugas, Di Dapur Umum, Muslimat, Fatayat dan IPPNU serta PMII kebagian tugas memasak. Sedangkan Ansor Banser, Banser Siaga Bencana, PN dan IPNU bertugas mendistribusikan bantuan makanan dan membersihkan sampah di saluran air yang menyebabkan banjir. Bantuan ini akan di distribusikan ke warga korban terdampak banjir yang ada di kota sorong. Agar bisa tersalur secara merata dan tidak terjadi duplikasi, relawan Dapur Umum LazisNU berkoordinasi dengan posko bencana dari ormas lainnya. “Ini adalah bencana alam yang membutuhkan kepedulian sesama. Penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir, adalah penderitaan kita semua. Itu yang menjadi alasan kami bergerak untuk meringankan beban mereka, Dapur Umum LazisNU dibuka sejak Kamis, tanggal 17 Juli 2020 hingga tanggal 19 Juli 2020 atau hingga kondisi korban banjir Kota Sorong normal kembali. Sedangkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian layak pakai dari uang, akan disalurkan ke daerah lain yang juga terjadi bencana jika di Kota Sorong sudah mencukupi. “Penyerahan bantuan ini tidak hanya terbatas di Kota Sorong, tapi juga menjangkau wilayah lain jika kondisinya memungkinkan,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar