Sabtu, 28 Mei 2022. Pak Muhrim Ikram (32 tahun) bekerja sebagai buruh serabutan. Memiliki 2 orang anak laki-laki yang masih berusia 2 & 3 tahun Informasi yang di peroleh dari team NU Care LazisNU Kabupaten Sorong saat berkunjung kekosan, beliau menderita tumor jinak di jempol kakinya selama 3 tahun 4 bulan. Alhamdulillah, akhirnya pada 13 Mei 2022 beliau melakukan operasi (amputasi jempol kakinya) semua berjalan lancar.

- HOME
- PROFIL
- PROGRAM
- KOIN NU
- LAPORAN
Jumat, 27 Mei 2022
TUMOR JINAK BERANAK

NU Care LazisNU Kab. Sorong Menyerahkan Bantuan
Pak Baddu Abdullah 60 th, Bapak Baddu seorang duda hidup bersama anak dan menantunya, tinggal di jalan nangka unit 1, anaknya bekerja sebagai tukang cukur untuk kehidupan sehari2 nya. Informasi yang di dapat team NU Care LazisNU Kabupaten Sorong saat menjenguk Bpk Baddu sabtu 28 Mei 2022, Pada awalnya pak Baddu mengidap penyakit tumor di ususnya.
Rabu, 11 Mei 2022
Derita nenek Parmi 78 Tahun
![]() |
| Penyerahan Bantuan Biaya Pengobatan |
Selasa, 11 Mei 2022. Sudah 5 hari nenek Parmi (76 tahun) yang tinggal di jalan terong malawele di rawat di rumah, tapi tidak ada tanda-tanda membaik, justru perutnya membengkak. Namun alhamdulillah Allah masih memberikan kemudahan buat nenek Parmi, semalam nenek Parmi oleh tetangga dekat ibu Harmini di antar ke dokter praktek ahli penyakit dalam. Sesampai di dokter specialis tersebut hasil diagnosa sementara memutuskan untuk merujuk nenek Parmi ke Rumah Sakit JP Wanane KM 21. Dan sekali lagi Alhamdulillah, inilah berkah nenek Parmi yang selalui baik dengan tetangga sehingga saat di Rumah Sakit nenek Parmi langsung di tangani oleh dokter jaga. Hasil diagnosa sementara nenek Parmi menderita Pembengkakan dan inveksi usus. Alhamdulillah telah tertangani gumam ibu Harmini yang setia menemani. Namun masalah nenek Parmi tidak berhenti hingga di situ, kini masalah baru muncul dimana nenek Parmi yang hidup sebatang kara di rumah (numpang) pada orang yang baik hati yaitu Bapak H Wasiran, ia seorang diri (Suami dan anak-anaknya telah meninggal dunia). Kartu BPJS Kelas 1 yang ia miliki tidak dapat di gunakan, karena selama 8 tahun tidak dibayar dan menunggak, maka agar dapat menggunakan kartu BPJS tersebut ia harus melunasi tagihan sebesar 3.570.000. Alhamdulillah sekali lagi kemurahan tuhan selalu menyertai nenek Parmi. Berkat uluran tangan rekan-rekan ada yang siap membayarkan tunggakan tersebut melalui rekening LazisNU Kabupaten Sorong kini kartu BPJS sudah dapat digunakan. Semoga nenek Parmi segera memperoleh perawatan dan sehat kembali seperti semula. Aamiin.
Langganan:
Komentar (Atom)

