SELAMAT DATANG DI PORTAL NU CARE LAZISNU KABUPATEN SORONG MANTAP (MODERN, AKUNTABLE, TRANSPARAN, AMANAH DAN PROFESIONAL) SALURKAN INFAQ DAN SHADAQAH ANDA MELALUI REKENING BRI. 5076-01-035031-53-5. An. LAZISNU KABUPATEN SORONG. SALURKAN ZAKAT ANDA MELALUI REKENING BRI. 5076-01-040515-53-2 An. ZAKAT LAZISNU KABUPATEN SORONG

Minggu, 24 April 2022

SEGERA PULIH YA NAK ZAHRA

    Kondisi Zahra Sebelum sakit
Kondisi Zahra Saat ini
Hati siapa yang tega melihat nanda Zahra gadis cantik kelahiran Sorong 18 Pebruari 2012, 10 tahun lalu harus hidup tinggal tulang membungkus kulit, Zahra dengan nama lengkap Zahra Febiola terdaftar pada SD Inpres 18 Klamalu kelas 4 yang kini telah yatim piatu, putra ke dua dari pasangan Yatiman Budiyono (alm) dan ibu Leni Mariana (alm). Menurut Nenek Katini, 8 bulan lalu sepulang menerima santuan yatim piatu, Zahra tiba tiba merasakan sakit dibagian pinggang. Melihat kondisi Zahra yang tak kunjung sembuh, selanjutnya nenek Katini membawa Zahra ke rumah sakit untuk pengobatan. Namun dengan perawatan yang ada, Zahra tidak kunjung sembuh, dan semenjak itu Zahra tidak bisa makan. Bila makan, langsung kembali (muntah-muntah) bahkan berakibat buang air besar (men***). Seiring perjalanan waktu Zahra mulai mengurus hingga terlihat hanya kulit membungkus tulang, keterangan yg diperoleh, Zahra mengidap penyakit Auto imun dan gizi buruk. Saat ini adek Zahra bersama kakaknya tinggal dan di rawat oleh neneknya Katini di jalan anggrek sp1.
Kunjungan Team NU Care LazisNU
Penyerahan Donasi oleh NU Care LazisNU
Saat Team NU Care LazisNU Kabupaten Sorong berkunjung Ahad, 24 April 2022, Zahra bercerita saat masih sehat, iya menunjukkan foto orang tuanya dan kakaknya yang kini kuliah di salahsatu perguruan tinggi di Sorong. Dari ceritanya tersebut tak terasa air mata kami menetes membasahi pipi. Team NU Care LazisNU Kabupaten Sorong sedikit menyinggung nenek Katini persoalan pengobatan nanda Zahra, apakah ada niat untuk membawa nanda Zahra berobat ke Rumah Sakit di luar Papua, Nenek Katini sambil menghela nafas Panjang pertanda sedih mengatakan bahwa soal niat tentunya orang tua mana yang tega melihat anak/cucunya sakit seperti ini, namun ia menyampaiakn bahwa keluarga tidak sanggup untuk membawa berobat nanda Zahra keluar Papua, karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan dengan penghasilan kakek sebagai buruh serabutan dan Nenek hanya menjaga Kios sebagai penyambung hidup untuk kebutuhan sehari-hari. Saat ini nenek Katini juga berupaya melakukan pengobatan non medis, melalui Rukiyah, karena sering Zahra mengatakan seperti di cekik oleh mahluk astral.
Seperti biasa, Kehadiran NU Care Lazisnu Kabupaten Sorong di rumah nenek Katini tidak lain dan tidak bukan adalah memyambung tali silaturahmi dan mendo'akan semoga nanda Zahra segera menemukan jalan untuk kesembuhan, sehingga sehat ceria seperti sedia kali. Selain itu kami LazisNU Kabupaten Sorong menyerahkan donasi dari PKBM Baitul Maqdis Sausapor untuk membantu biaya pengobatan, semoga apa yang kami berikan dapat membantu dan menjadi tambahan biaya pengobatan. Ucapan terimakasih terucap dari nenek Katini, beliau tidak dapat membalas apa yang telah PKBM Baitul Maqdis Sausapor berikan melalui NU Care-LazisNU, hanya berdoa semoga PKBM Baitul Maqdis Sausapor dan NU Care LazisNU terus bermanfaat untuk umat, dan seluruh team diberikan kesehatan. Dalam kesempatan yang sama Parluji selaku ketua NU Care LazisNU Kabupaten Sorong juga mengucapkan terimakasih kepada PKBM Baitul Maqdis Sausapor dan seluruh donatur yang telah mempercayakan donasi kepada kami, semoga Allah mencatat sebagai amal jariah dan amal terbaik kita di sisi Allah SWT. Aamiin.
#Berbagi tiada henti
#Untuk umat tanpo sambat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar